|
KASUS pencurian yang dilakukan tersangka Firmansyah (20) ini sangat unit sekali. Pasalnya, pria asal Kalimantan Timur (Kaltim) ini mengaku mencuri karena hanya untuk buat makan saja. Dan pria berbadan kurus ini juga mengaku, rencananya dia (Firmansyah) hanya mencari uang saja, bukan barang-barang milik korban.
Bergitulah kata Firmansyah ketika ditemui Pekanbaru MX di RS Bhayangkara, Jumat (9/10). Menurut Firmansyah, sekitar pukul 22.00 WIB dirinya sudah melihat rumah korban, namun dirinya tidak berani masuk takut tertangkap.
Karena sudah tak tahan lagi dengan kelaparan yang dirasakannya, akhirnya muncul niat pria bujang ini untuk mencuri di rumah Rasmi Melti (45) warga Jalan Kota Baru, Senapelan. Namun lagi mencari uang, pemilik rumah terbangun dan langsung berteriakan maling, maling.
Hal ini membuat tersangka ketakutan, karena tidak menemukan uang akhirnya Firmansyah mengambil Hp dan jam tangan yang berada di atas meja. Kemudian Firman (panggilan sehari-hari) langsung kabur lewat pintu samping rumah korban.
Namun belum sempat keluar dari pintu, Firmansyah mengaku langsung ditangkap warga, dan pukulan pun diterimanya bertubi-tubi.’’Saya sudah mencoba minta maaf bang, tapi mereka (warga) tetap memukuli saya. Saya di sini tidak ada tempat tinggalnya bang. Saya kemari (Pekanbaru) ingin mencari pekerjaan,’’ ujar Firmansyah sambil menahan rasa sakit di tubuhnya.
Diceritakan juga, dirinya di Pekanbaru sudah beberapa bulan, namun karena tidak mendapat kerja dirinya sempat merantau di daerah lain, termasuk Kabupaten Kampar. Namun karena tidak ada juga perkerjaan akhirnya Firmansyah kembali lagi ke Pekanbaru.
‘’Saya mencuri ini benar-benar sudah tahan lagi lapar bang. Baru kali ini saya mencuri bang, itu karena terpaksa. Saya tidak tahu beberapa kali dipukuli oleh warga. Karena warga ramai, jadi hanya bisa terdiam, dan menahan pukulan mereka. Kepala saya masih sakit bang,’’ tambahnya sambil menangis. =MXD |
|
|