Lindungi Bos, Anak Buah Dihajar
Minggu, 16 Agustus 2009
 
TAMPAN — Malang bagi Muli (40) warga Jalan Guna Karya, Tampan ini. Dia harus menahan sakit disekujur tubuhnya. Pria ini mengalami luka lebam setelah dihajar seorang pria Inisial RS (32). Sayang pelaku belum tertangkap walau sudah ringan tangan terhadap korban yang hendak mencari bosnya.
Informasi yang berhasil diperoleh Pekanbaru MX, Rabu (5/8) sekitar pukul 19.30 WIB. Korban yang sedang duduk-duduk di rumah milik bosnya itu, tiba-tiba didatangi oleh seorang pria yang diketahui bernama RS. Pelaku yang merupakan rekanan bisnis bosnya tanpa sebab yang jelas.

Dengan beringas pelaku merangsek masuk untuk mencari bosnya.  Tak mau bosnya mendapat celaka, korban akhirnya menghalangi pelaku dan sempat menyampaikan kepada pelaku bahwa bosnya sedang tidak ada di rumah.

Mendengar ucapan korban, membuat pelaku marah dan menuduh korban berbohong dan bersekongkol licik. Mendapat tuduhan yang tidak-tidak, korban langsung menyangkal. Mendapat bantahan dari korban membuat pelaku marah dan langsung naik pitam.

Dengan emosi yang sejadi-jadinya, pelaku langsung memukuli korban. Mendapat hantaman yang bertubi-tubi dari pelaku membuat korban hanya bisa menahan setiap pukulan yang di daratkan oleh pelaku.

Setelah korban tumbang, barulah pelaku menghentikan hantamannya ke tubuh korban. Melihat korban yang sudah terkapar, pelaku pun langsung meninggalkan korban begitu saja.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera membawa korban ke klinik terdekat untuk mengobati luka-luka yang dialaminya.  Setelah mendapat saran dari warga, akhirnya Rabu (12/8) sekitar pukul 10.00 WIB korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak kepolisian untuk meminta keadilan. Kabag Humas Polda Riau, AKBP Drs Zulkifli ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX membenarkan laporan tersebut dan kini kasusnya masih dalam penyelidikan.  =Mg3

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >