Out of Control, Pengendara Motor Tewas
Sabtu, 15 Agustus 2009
 
DURI — Kecelakaan lalu lintas di jalan raya kembali menelan korban jiwa. Kali ini seorang pengendara sepedamotor Yamaha Force One nopol BM 4691 RG bernama Dwiyanto (18) warga Duri Kecamatan Mandau, Bengkalis tewas meregang nyawa di TKP Jalan Jenderal Sudirman dekat Simpang Geroga, Kamis (13/8) sekira pukul 20.45 WIB.
Korban tewas setelah sepedamotor yang dikendarainya menabrak pembatas tengah jalan (trotoar) dan terpental mengenai tiang listrik lampu penerangan jalan. Akibatnya korban mengalami luka pada bagian kepalanya hingga pecah dan mengeluarkan banyak darah, hingga akhirnya meninggal ditempat.

Kapolres Bengkalis AKBP Marudut Hutabarat saat dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Lantas AKP Sugiarto SH Sik didampingi Kanit Laka Bripka P Harahap SH, Jumat (14/8) kemarin mengatakan korban saat kecelakaan melaju dengan kecepatan tinggi dari arah pasar Duri menuju arah Simapang Geroga.

‘’Motor berjalan zig-zag dengan kecepatan tinggi, lalu tiba-tiba motornya kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan, hingga terpental ke tiang listrik lampu penerangan jalan,’’ ungkap Kanit Laka.

Dijelaskan Kanit, kejadian tersebut bermula dari pengendara sepedamotor yang datang dari arah Pasar Duri dengan kecepatan tinggi hendak menuju Simpang Geroga, dengan berjalan zig-zag. Tiba-tiba sesampainya di TKP Jalan Jenderal Sudirman dekat lampu merah Simpang Geroga, sepedamotor kehilangan kendali (out of control), dengan cepat meluncur dan menghantam pembatas jalan. Tak ayal kejadian tersebut membuat pengendara motor terpental dan mengenai tiang listrik lampu penerangan jalan.

Kontan korban langsung tewas ditempat bersimbah darah, dengan kondisi bagian kepala yang mengalami luka parah akibat membentur tiang besi dengan keras.

Langsung anggota Satlantas Polres Bengkalis dengan dibantu masyarakat sekitar mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Permata Hati untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kecelakaan tunggal tersebut sempat membuat macet ruas jalan dilokasi kejadian tersebut. Warga yang penasaran langsung berduyun-duyun mengerumuni TKP hendak mengetahui apa yang terjadi.

Salah seorang warga yang berada disana mengatakan bahwa sebelum kecelakaan, korban terlibat kebut-kebutan dengan motor lain. Dimana TKP memang biasa dijadikan ajang balapan liar (Bali) bagi para anak muda di Duri.  =mxP

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >