Hanya Gara-gara Salah Pandang, Preman Pasar Keroyok Warga Tangkerang
Kamis, 06 Agustus 2009
 

AGUA Husin (32) warga Jalan Tangkerang Tengah, Marpoyan Damai, Selasa (4/8) sekitar pukul 16.30 WIB ditangkap Tim Sat Reskrim Poltabes Pekanbaru. Pria beristri ini ditangkap petugas karena mengeroyok Faisal (29) warga Jalan Pepaya. Perkelahian itu bermotif hanya gara-gara korban melihat tersangka dan teman Erik (DPO) dengan sinis ‘caliak buruk’.


Informasi yang dirangkum Pekanbaru MX di pihak Kepolisian menyebutkan, peristiwa perkelahian itu terjadi, Ahad (2/8) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Sudirman, persisnya di depan toko Toserba.

Akibat kejadian itu, Faisal mengalami luka memar dibagian muka, pinggung dan pelipis kirinya bengkak. Tak terima atas perbuatan kedua pelaku korban langsung mendatangi Mapoltabes Pekanbaru.

Dua hari setelah kejadian, petugas berhasil meringkus salah satu pelaku bernama Agus Husin di Jalan Tuanku Tambusai. Penangkapan pria berbadan kurus ini dilakukan setelah mendapat informasi dari korban yang mana tersangka Agus berada di Jalan Tuanku Tambusai, tepatnya di persimpangan Jalan Terubuk.

Kini pria berkulit hitam manis ini terpaksa harus mendekam di balik terali besi Mapoltabes Pekanbaru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. Sedangkan temannya Erik masih dalam pengejaran petugas.

Kapoltabes Pekanbaru Kombes Pol Drs Berty Dame K Sinaga ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Reskrim AKP Jon Wesly Arianto Sik mengatakan, aksi pengeroyokan yang dilakukan tersangka itu hanya gara-gara pandangan korban yang dianggap oleh kedua pelaku sebagai pengejekan.

‘’Kita akan memburu pelaku satu lagi bernama Erik. Untuk sementara tersangka Agus sudah mengakui perbuatannya. Hal itu dilakukan karena tidak senang dengan cara korban melihat mereka yang lagi duduk di depan toko Toserba tersebut,’’ ujar AKP Jon Wesly. =MXD


   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >