|
BAGANSIAPI-API— Keberhasilan jajaran Polsek Bangko dan Polres Rohil mengungkap jaringan peredaran narkoba yang melibatkan warga negara Malaysia ini membuktikan Bagan Siapi-api menjadi target, dengan melalui jalur laut.
Kapolres Rohil AKBP Rohmad Nursaid MSI ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX di dampingi Kasat Reskrim AKP Arief Ritonga, membenarkan adanya peredaran narkorba melali perairan dan di racik di Bagan Siapi-api.
Maka keempat tersangka telah diamankan di Mapolres Rohil untuk diproses lebih lanjut dengan barang bukti 15 kemasan sabu-sabu yang perkiraan bernilai lebih 150 juta. Serta puluhan butir ineg warna pink. ‘’Ini membuktikan bahwa sindikat narkotika antar Negara bermain mencari konsumenya di Rokan Hilir,’’ tegas Kapolres.
Keempat tersangka yang berhasil ditangkap yakni, Eng Chee Sing (22) war Sungai Satu, Pulau Ketam, Selanggor, Malaysia, dan calon istrinya Ana alias Evi (20) di Jalan Perwira Gang Gulama Senen (22/7). Namun berselang beberapa waktu kemudian dua pelaku lagi berhasil ditangkap yakni A Hui Han (40) dan Yani alias Aiwa (44) berhasil ditangkap.
Maka dengan tertangkapnya lelaki belia asal Malaysia tersebut setidaknya membuktikan bahwa Rokan Hilir khususnya Bagansiapiapi memang di jadikan pintu masuk narkotika dan di bawa oleh kaki tangan sindikat antar Negara dengan operandil beristrikan atau pacaran dengan orang tempatan, ‘’Ini yang di lakoni Eng Chee Sing karena terbukti sudah sejak lama keluar masuk Bagansiapiapi,’’ ujar sebuah sumber kepada Pekanbaru MX meminta polisi serius akan kejatanan terkorganisir tersebut. =MXJ |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|