SIAKHULU— Kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Kamis (30/7) memakan korban nyawa. Seorang pria yang berprofesi sebagai petani tewas setelah terkepung kabut asap. Selain itu, seorang petani lainnya patah kaki kanan setelah ditimpa batang kayu yang terbakar.
Peristiwa mengenaskan ini langsung direspon masyarakat dan berupaya memadamkan kebakaran lahan yang luasnya mencapai sepuluh hektar, juga mengamankan para korban. Namun upaya penyelamatan dan pemadaman api tidak bisa dilakukan oleh masyarakat karena medan yang cukup sulit.
Reaksi cepat Satpol PP Provinsi Riau yang mendapat melaporkan itu langsung turun ke lokasi dan berupaya memadamkan api, namun tidak juga berhasil hingga reaksi cepat lainnya dari Dinas Kehutanan turun ke lokasi dan berupaya memadamkan api. Kembali pata petugas menemukan jalan buntu.
Akibatnya, pihak kepolisian dari Polda Riau, Polres Kampar bahkan Polsek Siak Hulu yang bergabung dengan anggota TNI turun tangan membantu kedua korban. Namun para aparat penegak hukum ini tida berhasil memadamkan api.
Tim Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Pusdalkarhutla) akhirnya memanggil bala bantuan dari perusahaan raksasa, seperti IKPP, RAPP dan Cevron, hingga mereka menurunkan dua unit helikopter dan berhasil memadamkan api.
Reaksi cepat dalam pemadaman api juga membantu para korban ini, hanya simulasi yang dilakukan Pusdalkarhutla yang bekerjasama dengan Negara Amerika, Singapura dan Thailand. Ini terungkap dalam simulasi gabungan yang digelar Pemprov Riau.
‘’Simulasi ini kita gelar hanya sebagai perbandingan tiga negara yang juga memiliki tim penanggulangan musibah seperti kebakaran lahan. Dalam acara ini negara asing hanya melakukan perbandingan apa yang dimiliki Indonesia dalam menanggulangi kebakaran lahan dan apa yang dimiliki negara lain untuk pemadaman kebakaran lahan,’’ ujar Gubernur Riau ketika diwawancara wartawan. =MXA
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|
senjata makan tuan
Oleh: gedri () Pada : 07-08-2009