Hipnotis, Perhiasan Emas IRT Digondol
Kamis, 09 Juli 2009
 
Aksi hipnotis kembali terjadi di Tembilahan. Kali ini yang menjadi korban adalah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Lenawati (46).Akibatnya, perhiasan emas dengan masing-masing kalung emas dan gelang emas berkadarkan 10 mayam, cincin emas dua mayam serta uang tunai Rp2 juta milik warga Jalan H Arif, Kampung Baru III, Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil) itu raib diembat pelaku. Akibat peristiwa apes itu, wanita tua tersebut mengalami kerugian sebesar Rp26 juta.
Kapolres Inhil, AKBP Ahmad Kartiko SIk ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Reskrim, AKP Hotasi Purba SH mengatakan, pelaku masih dalam penyelidikan. ‘’Setelah mendapatkan laporan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi, pihaknya langsung menyelidiki pelaku di lapangan. Sampai saat ini, pelaku masih dalam penyelidikan lebih lanjut,’’ ujar AKP Hotasi Purba SH melalui ponselnya, Selasa (7/7).

AKP Hotasi Purba SH juga menghimbaukan pada warga setiap pergi ke pusat keramaian agar jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan. Sebab, hal ini sangat mengundang perhatian seseorang untuk melancarkan aksi kejahatan.

‘’Gunakanlah perhiasan yang seadanya dan kalau perlu gunakan perhiasan yang imitasi. Karena aksi kejahatan terjadi bukan karena niat pelaku saja, melainkan karena adanya kesempatan,’’ ungkapnya.

Peristiwa Hiponotis yang dialami korban itu berlangsung, Ahad (5/7) sekitar pukul 11.00 WIB di Rumah Makan Talago Zam-Zam Jalan Kapten Mukhtar, Tembilahan. Kala itu, korban yang hendak membeli makanan di RM itu dikagetkan dengan seorang pria tidak dikenal (pelaku) memukul pundaknya.

Setelah membalikan badan, pelaku lalu pura-pura menanyakan alamat. Kemudian, pelaku terus membawa korban berbicara hingga membuat korban terperdaya. Melihat korban telah terperdaya, pelaku lalu membawa korban ketempat sunyi dan meminta korban melepaskan sejumlah perhiasan dan uang yang berada didalam dompetnya. Selanjutnya, pelaku yang telah menggondol atau mengenggam barang berharga milik korban itu lalu meninggalkan korban dengan kondisi linglung.

Dan apesnya, peristiwa itu sendiri baru disadari korban setelah pulang ke rumah membuang hajad. Sadar mengalami kejadian itu, Senin (6/7) korban membuat pengaduan ke kantor polisi.***
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >