|
Diduga terbakar api cemburu, seorang tukang becak bernama Carles (28) warga H Said Lorong Belaras, Tembilahan Kota, tega menghabisi nyawa istrinya sendiri. Korban bernama Fitriyanti (25) terbujur kaku di dapur rumahnya, dengan kondisi tubuh penuh luka tusukan, termasuk satu tusukan di leher yang menyebabkan korban meregang nyawa.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga di lokasi kejadian menyebutkan kalau korban yang tewas sedang hamil tujuh bulan. “Artinya dalam peristiwa ini pelaku membunuh dua nyawa, yakni istrinya dan janin yang ada di kandungan,”kata Masrani warga setempat yang turut geram mengetahui peristiwa itu.
Dikatakan, peristiwa pembunuhan ini terjadi Kamis (8/12) sekitar pukul 08.30 WIB di kejadian mereka Jalan H Said Lorong Belaras, Tembilahan Kota. Kejadian ini mendapatkan perhatian cukup serius, sehingga jalan di sekitar TKP terlihat macet total akibat banyaknya warga yang ingin melihat langsung kejadian itu dari dekat.
Pantauan Pekanbaru MX saat di TKP, korban tewas terkapar bersimbah darah di ruang dapur dengan menggunakan baju tidur warna merah. Ketika itu posisi korban miring dengan tangan memegang lehernya yang mengucur darah segar.
Berdasarkan keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dedi Rahman Dayan SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Efendi menyebutkan pelakunya adalah suami korban sendiri. “Penyebab yang pasti mengapa tersangka tega berbuat demikian masih dalam penyelidikan. Sedangkan tersangka saat ini telah diamankan di Polres Inhil guna proses lebih lanjut,”kata Kasat Reskrim AKP Efendi.
Namun dari hasil olah TKP yang sudah dilakukan oleh petugas, diduga perbuatan tersangka karena terbakar oleh api cemburu. Bahkan menurut saksi, tersangka sering bertengkar dengan istrinya, padahal mereka sudah memiliki satu anak, dan saat kejadian korban sedang mengandung anak kedua dengan usia kehamilan tujuh bulan.
Dari hasil visum yang sudah dilakukan oleh Tim medis RSUD Puri Husada Tembilahan, pada diri korban ditemukan adanya sejumlah luka tusukan seperti di leher sebalah kanan, di kedua belah paha masing-masing 1 luka tusukan. Selanjutnya di lengan kanan 1 luka tusukan dan di pinggul kiri juga ada 1 luka tusukan.
“Sedangkan alat yang digunakan untuk menghabisi korban ini adalah sebilah pisau dapur yang saat ini sudah kita jadikan barang bukti,” lanjut Kasat.
Setelah menghabisi nyawa istrinya pelaku tidak dihakimi massa. Sebab petugas dari Satuan Unit Reskrim Polres Inhil segera datang ke lokasi. “Kita ucapkan terimakasih pada warga karena tidak main hakim, biarlah kasus ini kita tangani secara hukum,” tutur Kasat Reskrim AKP Efendi.***
|
|
|