|
Kapolda Riau, Brigjen Pol Drs Suedi Husein SH meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru waspada terhadap cyber crime. Di tengah kecanggihan teknologi saat ini, cyber crime bisa saja terjadi dan menimpa siapapun, terutama saat pemungutan suara ul ang (PSU) nanti.
‘’Kewaspadaan itu penting. Data-data di KPU bisa saja diubah-ubah. Tujuannya untuk mengacaukan sistem data yang ada di jaringan komputer,’’ ucap Suedi ketika ditemui di Kantor Wali Kota Pekanbaru, Rabu (7/12).
Suedi mencontohkan, KPU pusat pernah menjadi korban cyber crime pada Pemilu tahun 2004 lalu. Sistem komputerisasinay dikacaukan dan data yang tersimpan di komputer, diubah-ubah. ‘’Saat itu nama partai diubah menjadi nama buah-buahan, untung tidak diubah dengan kata-kata kotor. Sehingga membuat sistem data Pemilu ketika itu menjadi kacau,’’ papar Suedi. Menurutnya pelaku kejahatan ini sulit dilacak.
‘’Sampai sekarang pelaku pengacau data komputerisasi saat Pemilu tahun 2004 lalu tidak diketahui. Kerugian yang diakibatkan cyber crime seperti ini cukup luas. Karena itu saya minta semua pihak berhati-hati, terutama penyelenggara PSU seperti KPU Kota Pekanbaru,’’ tutur Suedi. =MXD
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|