 PANGKALANKERINCI— Sedikitnya enam siswi SMA Negeri 2, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, kesurupan. Dalam teriakannya mereka mengaku adalah penghuni kuburan lama yang ada dekat bukit, samping sekolah. Peristiwa itu terjadi Rabu (28/9) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kepala Sekolah SMAN 2, Drs Syamsul Bahar MPd ketika ditemui Pekanbaru MX, menyebutkan hal itu telah terjadi sejak Senin (26/9) ketika para siswa usai mengikuti apel pagi. Saat itu tiba-tiba ada seorang siswi menjerit-jerir histeris, kemudian disusul beberapa siswi lainnya, hingga berjumlah 6 orang.
‘’Karena banyak yang kesurupan maka sekolah terpaksa kita liburkan untuk sementara. Kita kira dengan libur sementara itu tak terjadi lagi kesurupan, rupanya baru masuk sekolah eh sudah ada yang kesurupan lagi,’’ ujar Kepsek.
Kini akibat kesurupan selama tiga hari berturut-turut, aktifitas belajar-mengajar di sekolah itu jadi terganggu. Tidak itu saja, orang pintar yang didatangkan untuk mengatasi hal itu juga hanya bisa berlangsung sesaat saja. Setelah orang pintar itu pergi siswi kembali kesurupan.
‘’Dulu tahun 2008, ada yang kesurupan tapi selang beberapa tahun kondisi kembali normal. Tapi Sabtu lalu, anak-anak ada yang main ke bukit, sambil berfoto-foto. Katanya penjaga kuburan marah ada yang ngambil pancang tanah kuburan itu, hingga merasuki para siswa kita,’’ ungkap Kepsek lagi.
Memang kuburan tua dengan belasan batu nisan yang kini tidak terurus lagi dengan jarak sekitar 50 meter, tanpa ada pembatas tembok. Namun warga masih ada yang sering pergi ziarah ke sana.
Ditambahkan Kepsek, atas musibah itu pihaknya akan meningkatkan kegiatan keagamaan dengan membaca Yasin di mushala sekolah. ‘’Kegiatan keagamaan kita tingkatkan, tapi acara olah raga dan kumpul-kumpul di luar kelas ditiadakan sementara. menunggu benar-benar situasi kembali normal,’’ tambah Syamsul. =MXE
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|