 Mengantisipasi terjadinya penjualan manusia (traficking) atau pekerja dibawah umur, Selasa (20/9) malam tim gabungan dari Sat Reskrim Polresta Pekanbaru, menggelar operasi bunga didua tempat: Perumahan Jondul dan Berlian Karoke, Jalan Tuanku Tambusai.
Hasilnya, operasi yang digelar secara ‘meloncat’ tersebut, berhasil melakukan pemeriksaan belasan wanita penghibur yang bekerja di Berlian Karoke, wilayah Kecamatan Payung Sekaki. Puluhan wanita berpakaian seksi di sana, satu persatu diperiksa anggota terhadap indentitas yang dimilikinya.
Pantuan Pekanbaru MX di lapangan, sekitar pukul 21.00 WIB, terlihat operasi yang menurunkan puluhan personil dari Sat Reskrim tersebut pertama kali bergerak menuju Perumahan Jondul, untuk merazia sejumlah panti pijat yang beroperasi di sana.
Namun pada saat anggota memasuki perumahan, sejumlah tempat panti pijat sudah banyak yang tutup. Diduga operasi yang digelar itu sudah bocor, sehingga para pemilik panti pijat langsung menutup tempat usahanya.
Karena semua tempat panti pijat di Jondul ditemukan sudah tidak ada aktivitas, anggota yang menggunakan beberapa unit mobil pribadi langsung menunju ke Berlian Karoeke di Jalan Tuanku Tambusai. Sesampai di sana, anggota masuk ke tempat hiburan tersebut.
Satu persatu anggota memeriksa semua ruangan karoeke, kemudian wanita penghibur dikumpulkan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap identitasnya. Dari hasil pemeriksaan, anggota tidak menemukan pekerja yang masih dibawa umur, sehingga mereka hanya dilakukan pendataan dan pengarahan dari Satuan Bimas terhadap apa yang telah dilakukannya. Setelah merazia, anggota kembali ke Mapolresta Pekanbaru.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs R Adang Ginanjar S ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Reskrim AKP Ida Ketut G SIk didampingi Kanit Jatanras AKP Jusli J menjelaskan, karena tidak ada ditemukan target operasi (TO), diantaranya traficking, pekerja dibawah umur, wanita tersebut hanya dilakukan pendataan dan pembinaan oleh Sat Bimas.
‘’Karena tidak ada yang ditemukan pekerja di tempat hiburan ini dibawah umur, maka mereka diberi pembinaan dan pendataan oleh Bimas. Selain itu kita akan melanjutkan operasi ini di sejumlah tempat lain,’’ kata Jusli yang turun langsung ke lokasi razia. *** |
|
|