|
TERNYATA diusia Kota Pekanbaru ke-225, masih banyak terdapat permasalahan yang belum terlesesaikan. Bahkan permasalahan itu sudah dari dulu hingga sekarang terus berlangsung, tanpa ada solusinya.
Salah satu permasalahan yang meresahkan masyarakat Kota Pekanbaru itu adalah pemadaman listrik yang dari tahun ke tahun itu-itu saja alasanya. Padahala listrik adalah sumber penerangan yang sangat diharapkan masyarakat.
Menghadapi persolaan listrik sering hidup mati inilah membuat Walikota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM, marah dan benar-benar pusing. Masaka dari tahun ke tahun listriki padam terus menerus, tanpa ada solusinya.
Demikian disampaikan Herman Abdullah kepada sejumlah wartawan, usai pembukaan acara Tamadun, di Hotel Ratu Mayang Garden, Kamis (25/6). ‘’Saya pusing sekali melihat ulah PLN ini. Kalau ditanyakan persoalan listrik saya benar-benar tak tahu sama sekali. Jadi lebih baik tanya PLN sajalah,’’ kata Herman.
Menurut wako beberapa hari sebelum diadakannya acara Hari jadi Kota Pekanbaru ke-225 ini, wako sudah memberikan jadwal kegiatan kepada pihak PLN. Tapi entah bagaimana saat acara tamadun saja, listrik sudah padam.
‘’Saat acara tamadun ini, listrik mati total, untunglah acaranya pada siang hari, kalau sempat pada malam hari mungkin acara akan gelap-gelapan. Saya saja marah dengan kondisi ini, apalagi dengan masyarakat,’’ terang wako.
Sebelumnya lanjut Wako, masyarakat juga banyak yang telah mengirimkan SMS ke nomor Handphone (Hp) saya dan menanyakan kenapa listrik hidup mati sampai dua tiga kali sehari.
‘’Bagaimana lagi, saya sudah memberikan masukan ke pihak PLN tapi masih juga hal ini menjadi persoalan. Saya berharap kepada pihak PLN berbenah diri dan mau menanggapi persoalan ini dengan bijak,’’ tutup wako. ***
|
|
|