|
GARA-GARA menegur tetangga yang membunyikan musik terlalu keras, rusuk dan paha kiri Sumanto (28), mengalami luka robek setelah ditikam Bz (27), yang tak senang aktivitasnnya ditegur.
Karena luka cukup serius, koban Sumanto terpaksa dilarikan ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapat perawatan intensif. Peristiwa tragis yang menimpa buruh PT TBS, Desa Muara Petai, Kuantan Mudik, Kuantan Singingi (Kuansing), ini adalah buntut dari ketersingungan tersangka Bz. Ketika itu Sumanto menegur Bz yang tidak lain adalah tetangganya sendiri karena menghidupkan musik dengan keras, Ahad (20/2) sekitar pukul 07.00 WIB.
Tak terima ditegur dengan kasar, akhirnya terjadi pertengkaran antara pelaku dan korban. Namun kemudian masalah itu segera dilerai orang tua Bz yang turun mendinginkan suasana.
Rupanya setelah kejadian itu Bz menyimpan dendam. Buktinya ketika korban melintas di kebun sawit pada malam harinya sekitar pukul 19.00 WIB, korban lalu dicegat tersangka. Ketika itu tanpa banyak bicara, Bz langsung menghujamkan sebilah belati hingga mengenai rusuk dan paha kiri Sumanto.
Saat itu juga korban terjatuh dan terkulai karena banyaknya darah yang keluar. Melihat korbanya tak berdaya pelaku lalu kabur menghilangkan jejak. Sementara, korban berteriak minta tolong hingga terdengar oleh warga yang kemudian melarikan korban ke rumah sakit terdekat.
Karena kondisinya tak memungkinkan, korban lalu dibawa ke rumah sakit di Pekanbaru. Sementara, petugas kepolisian dari Polsek Kuantan Mudik yang langsung dipimpin Kapolsek AKP Ben Hardi SH langsung memburu pelaku.
‘’Sampai saat ini, kami masih memburu pelaku. Mudah-mudahan, dalam waktu secepatnya, pelaku berhasil ditemukan,’’ ungkap Kapolres Kuansing AKBP Ristiawan Bulkaini SH ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Reskrim AKP Darmawan SH didampingi Kapolsek Kuantan Mudik AKP Ben Hardi SH .*** |
|
|