|
PEKANBARU — Habis manis sepah dibuang. Pepatah itu seolah menggambarkan kisah sorang pegawai swasta bernama Cici (26). Setelah dihamili dan kini melahirkan anak perempuan, warga Jalan Kina Gang Kina, Bukitraya ini dicampakkan begitu saja oleh pria tua bernama MZ(50) yang tak lain adalah seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Bengkalis.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Drs Zulkifli MH ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX, Kamis (25/6) membenarkan adanya laporan yang ke Polda Riau itu. Kini pihak terkait masih melakukan penyelidikan. Kasus itu masih dipelajari.
Seperti yang tertuang dalam laporan korban ke pihak kepolisian, Agustus 2008 lalu ia berkenalan dengan pelaku di salah satu Mal di Pekanbaru. Perkenalan itu berkelanjutan ke hubungan yang lebih dalam. Cici kemudian diajak MZ untuk karaoke di salah satu tempat hiburan.
Kedekatan mereka begitu cepat terjalin. Sampai-sampai, Cici tak menolak saat MZ mengajaknya menginap di salah satu hotel di Pekanabru. Di sana, terjadilah hubungan layaknya suami istri. Cici mau melakukan demikian karena MZ berjanji akan bertanggungjawab.
Sejak saat itu, hubungan kedua insan beda usia terpaut jauh ini terus berlanjut. Hubungan badan semakin sering mereka lakukan tanpa pandang waktu. Sampai pada akhirnya Cici hamil.
Mengetahui Cici berbadan dua, MZ mula bertingkah. Pertemuan yang dulunya sering, kini mulai jarang. Sepertinya MZ mulai menjauh. Ia tak peduli lagi kepada wanita yang dulu sangat disanjungnya. Kondisi seperti itu berlanjut hingga Cici melahirkan seorang anak perempuan benih dari cinta mereka.
Semula Cici terus berupaya meminta pertanggungjawaban dari MZ. Tapi pria tua ini terus mengelak. Ia tak mau bertanggungjawab. Menyadari hal itu Cici akhirnya memutuskan menyelesaikan persoalan itu melalui jalur hukum. Akhirnya, Rabu (24/5) Cici membuat laporan ke pihak kepolisian. =MXO/MXQ |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|