Tak pernah terbayang bagi Toni Syahputra (26), kalau hari Sabtu (12/2) sekitar pukul 03.15 WIB, itu adalah hari yang naas baginya. Supir mobil kampas yang juga warga Padang itu, diserang sekelompok orang bertopeng ketika sedang melintas di Simpang Bakal, Desa Maredan Perawang dekat PT Salim, Tualang, Siak.
Pelaku memang gagal menjarah barang yang dibawa korban, namun Toni harus mengalami nasib buruk karena ditikam sebanyak 5 liang oleh pelaku yang menyerang memakai tombak dan gancu. Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penyerangan bermodus perampokan tersebut.
Kapolres Siak AKBP Toni AE yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Tualang Kompol Azwar Sos, Msi mengatakan, selain mobil yang dikendarai Toni, saat itu juga ada 4 mobil lainnya yang dikendarai oleh rekan-rekan korban.
‘’Mereka ini datang dari Siak mengantarkan barang jualan ke toko, dan hari itu mereka berkonvoi secara bersama-sama hendak pulang ke Padang dengan melewati Simpang Bakal menuju Maredan,’’ kata Kapolsek Tualang.
Saat mobil melintas di simpang PT Salim dan kebetulan mobil Toni yang berada paling depan, mendadak perjalanan mereka terhenti setelah di jalan yang dilewatinya rusak dan juga ditemui banyak kayu balok yang melintang di tengah jalan. Melihat itu Toni memutuskan untuk turun dari mobilnya dengan maksud mengeser kayu tersebut.
Namun tanpa diduga, dari arah belakang dalam kondisi hari yang begitu gelap, tiba-tiba datang sejumlah orang yang tidak dikenal dengan menggunakan sebo (penutup muka, red) langsung menyerang Toni dengan mengunakan benda tajam berupa tojok dan gancu.
‘’Akibat kejadian itu, korban Toni mengalami luka di punggung sebanyak 3 liang, di tangan kanan 1 liang serta di paha sebanyak 1 liang,’’ terang Kapolsek.
Melihat rekannya terluka, 4 rekan Toni yang semulanya berada dimobil keluar untuk memberikan bantuan. Melihat itu pelaku langsung kabur. Atas kejadian itu, Toni bersama rekan-rekannya langsung mendatangi Pos Polisi KM 11 Kotogasib, dan kejadian itu langsung dikordinasikan ke Mapolsek Tualang, mengingat kejadian berlangsung di daerah hukum Polsek Tualang.
‘’Pelaku masih dalam lidik, keterangan dari korban sudah kita kumpulkan secara detail,’’ sebut Kapolsek Kompol Azwar.
Dengan kejadian ini, Kapolsek mengimbau kepada para supir maupun warga yang ingin bepergian ke Pekanbaru atau kedaerah lain melalui Simpang Bakal menuju Simpang Beringin dekat perbatasan Kabupaten Palalawan dan Kota Pekanbaru tersebut, diminta agar tidak melakukan perjalanan pada malam hari, sebabnya banyaknya jalan yang rusak , dimana lokasi itu juga rawan kejahatan.*** |
|
|