Lihatkan Kemaluan ke Murid SD
Jumat, 28 Januari 2011
 
 Namanya juga kemaluan, jika diperlihatkan tentu ada masalah. Hal ini dirasakan HA (22), warga Jalan Soebrantas, Panam, Pekanbaru. Pria ini babak belur dihajar warga, karena memperlihatkan kemaluanya pada murid sekolah dasar (SD), sebut saja Bunga (10).
Cerita memalukan itu terjadi, Rabu (26/1) sekitar pukul 15.30 WIB. Ketika itu korban besama dua temannya pulang sekolah menumpang oplet jurusan Panam yang dikemudikan tersangka HA untuk sampai di rumah.

Sampai di persimpangan Pasar Pagi Arengka,  oplet itu berhenti karena salah satu teman korban turun di sana. Kemudian sampai di Jalan HR Soebrantas tepatnya di Jalan  Putri Tujuh, kembali berhenti karena satu teman korban turun. Kini tingallah korban sendirian di dalam oplet tersebut.

Tapi begitu sampai di persimpangan di Jalan Cipta Karya, tempat tinggal korban, oplet tersebut malah melaju. Korban tentu saja bertanya kenapa ia tidak diturunkan, namun HA diam saja dan terus membawa oplet tersebut hingga ke kawasan Kampus Universitas Riau (UR).

‘’Padahal sebelumnya saya sudah bilang, tolong turunkan saya di simpang Jalan Cipta Karya. Tapi saya sudah teriak-teriak malah tak dihiraukan,’’ kata Bunga di Mapolsek Tampan saat ditanya petugas tentang masalah yang menimpa dirinya.

Karena HA tak perduli, Bunga akhirnya hanya bisa terdiam menunggu dirinya diantar pulang. Namun begitu sampai di area Kampus UR, Bunga dikagetkan ulah HA yang membuka celana dan memperlihatkan kemaluanya.

Takut dirinya akan diapa-apakan oleh supir oplet ini, Bunga langsung berteriak histeris meminta tolong kepada warga sekitar. Kaget Bunga berteriak, sang supir langsung melarikan diri dan meninggalkan Bunga sendirian di sana.

‘’Tadi saya minta tolong dan mengatakan kalau saya akan diculik. Kemudian dia lari dengan membawa mobilnya,’’ katanya bocah itu trauma.

Melihat korban sendirian warga yang menolong lalu mengatarnya pulang. Sesampai di rumah, Bunga mencaritakan apa yang dialaminya, sehingga pihak keluarga langsung mencari supir oplet tersebut.
Malam harinya pihak keluarga dibantu warga berhasil menemukan pelaku ketika nongkrong di simpang tabek gadang, Panam. Ketika itu keluarga yang marah langsung menghajar pelaku hingga babak belur. Setelah itu lalu diserahkan kepolisi.

Kapolsek Tampan Kompol Hardian Pratama SIk ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX tentang kejadian menyebutkan, kasusnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan, sesuai keinginan dari kedua belah pihak keluarga. ***
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >