|
Kolam renang yang terletak di lantai dua Hotel Labersa, Desa Tanah Merah, Kampar, minta tumbal. Seorang bocah lelaki bernama Umar Said (7), tewas tenggelam di kolam yang biasa dipakai tamu hotel untuk berenang.
Ketika hal ini dikonfirmasi Pekanbaru MX pada pihak hotel, mereka enggan memberikan keterangan. Bahkan seorang pria mengaku bernama Jhonanda yang merupakan operator di hotel itu menyuruh wartawan minta keterangan pada pihak kepolisian saja. “Di mana bapak tahu ada kejadian itu, kalau dari polisi minta saja keterangan sama polisi,”katanya, sambil menolak ketika wartawan minta nomor pimpinan hotel untuk dikonfirmasi. Sementara itu Kapolres Kampar AKBP H MZ Muttaqien SH SIK MAP melalui Kabag Humas Polres Kampar AKP H Khodirin SH MH membenarkan adanya peristiwa itu. “Kejadianya Ahad (16/1) sekitar pukul 15.00 WIB. Sekarang kasusnya sedang ditangani pihak kepolisian,”terang AKP Khodirin SH MH. Ditambahkan Khodirin, ketika itu korban yang merupakan warga Aceh ini bersama orang tuanya menghadiri resepsi pernikahan di hotel berbintang lima tersebut. Diduga pada saat orang tuanya lengah, korban pergi ke luar ruangan dan berjalan-jalan di sekitar kolam. Diduga korban terpeleset waktu berada di pinggir kolam hingga terjatuh ke kolam. Sekitar 10 menit kemudian ada petugas cleaning service (CS) yang melihat sepasang sendal mengapung di kolam. Petugas kemudian pergi hendak mengambil sendal tersebut. Ketika itulah ia melihat ada bocah tenggelam di dalam kolam. Selanjutnya petugas CS memberitahu pimpinan yang langsung memberikan pertolongan pada korban. “Keterangan dari para saksi ketika dikeluarkan dari dalam kolam bocah itu masih bernafas, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Mesra. Namun ternyata Tuhan berkehendak lain, dalam pertolongan medis korban akhirnya tewas,” lanjut AKP Khodirin. Lebih jauh dikatakan hasil penyelidikan pihak kepolisian, kolam renang itu memang ada petugas yang menjaganya. Namun pada saat kejadian diduga petugas lengah, hingga terjadi peristiwa yang tak diinginkan. “Menurut keterangan keluarga, korban memang tak pandai berenang. Dan kini jenazahnya langsung dibawa pulang ke kampung halaman di Banda Aceh,”tutur Kabag Humas Polres Kampar ini. Sementara itu Humas Hotel Labersa Reta ketika dihubungi Pekanbaru MX untuk konfirmasi berita ini, handphonenya tak aktif. Namun situs riauterkini kemarin sempat mengutip keterangan singkat dari Reta. “Kami tidak melayani konfirmasi melalui telepon. Jika menginginkan penjelasan, silahkan langsung datang,” kata Reta seperti dikutip situs tersebut.*** |
|
|