|
AKIBAT respon Polres Rokan Hulu yang dinilai berpihak kepada PT Sumatera Silva Lestari, mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Kabupaten Kota (Kompak) berunjuk rasa di depan Mapolda Riau Jalan Jenderal Sudirman, Senin (22/6). Mereka menuntut Kapolda Riau agar Kapolres Rohul dicopot dari jabatan.
Selain itu, para mahasiswa ini juga meminta agar Kapolda mengusut tuntas kasus pembunuhan dan mengadili pihak-pihak terkait dalam pembunuhan tiga orang warga Tangun.
‘’Tewasnya ketiga warga ini kami nilai ada kejanggalan. Karena dua orang tewas tenggelam dalam Cekdam. Padahal yang dua korban ini pandai berenang. Sementara pihak perusahaan mengatakan korban tewas karena tidak pandai berenang. Kemudian yang seorang lagi tewas dengan luka di sekujur tubuhnya,’’terang Koordinator Lapangan, Riki Zaputra.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli yang dikonfirmasi Pekanbaru MX mengatakan, pihaknya menyambut baik adanya aspirasi yang diutarakan para pengunjuk rasa. Namun begitu, ia membantah jika pihak kepolisian melakukan keberpihakan dalam proses hukum.
‘’Prosesnya masih dijalankan Kapolres Rohul, jadi soal keberpihakan saya rasa tidak ada. Untuk pencopotan Kapolres saya tidak dapat memberikan komentar. Karena Kapolda yang bisa memberikan pernyataan,’’imbuh Zulkifli.*** |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|