|
TAPUNGHULU — Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terus berulang. Kali ini nasib malang itu dialami Mastiana Pulungan (20) warga Dusun Paitan Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu. Gara-gara hal sepele suaminya Soritua Siregar (31) memukuli korban hari Senin (22/6) sekitar pukul 00.00 WIB sehingga korban mengalami wajah memar dan gigi bawah copot satu.
Peristiwa KDRT ini membuat keluarga korban marah, sehingga pelaku dilaporkan, Selasa (23/6) sekitar pukul 11.00 WIB ke Polsek Tapung HUlu. Setelah mendapat laporan, personil Polsek Tapung Hulu langsung turun ke lapangan dan membekuk suami ringan tangan tersebut.
Kapolres Kampar, AKBP H MZ Muttaqien SH Sik MAP melalui Kepolsek Tapung Hulu, AKP Rajib kepada Pekanbaru MX menjelaskan, kejadian KDRT ini terjadi pada hari Senin (22/6) sekitar pukul 00.00 WIB di rumahnya. Penganiayaan itu berawal ketika korban melihat suaminya asik mainSMS-an, sehingga korban merasa curiga.
Setelah itu korban dengan penasarannya, langsung meminta kepada pelaku supaya Hp tersebut diserahkan dan ingin melihat isi SMS tersebut. Pelaku pun langsung marah dan membentak-bentak korban, sehingga menambah kecurigaan korban dan terus memaksa dengan mendorong-dorong. Melihat perbuatan istrinya, korban semakin emosi dan langsung memukul dengan menggunakan tangan kosong di bagian wajah korban dan mengenai mulut korban sebanyak tiga kali. Akibatnya gigi bawah korban copot satu dan wajah lebam-lebam.
‘’Kini pelaku sudah ditangkap, kami menurutkan empat anggota untuk mncari pelaku. Dalam pencariannya tidak terlalu sulit karena pelaku tidak melarikan diri dan kasus ini akan diselidiki kembali,’’ ujar Rajib. =*6
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|