Cemburu, Istri Disiram Air Panas
Selasa, 12 Oktober 2010
 
PASIRPANGARAIAN— Dihantui rasa cemburu buta, Badoi (36) malah melukai istrinya Darni (32). Saat istrinya lagi tidur, Badoi menyiram air panas ke tubuh istrinya. Akibatnya, bahu kanan wanita yang telah memberikannya tiga anak melepuh.
Warga Dusun Janji Raja, Desa Bangun Jaya Timur, Kecmatan Bangun Purba, Rohul mengadukan suaminya ke Polsek Rambah Senin (11/10).  Kapolres Rohul AKBP Adang Suherman SH SIk MSi melalui Kapolsek Rambah AKP J Hasibuan saat dikonfirmasi Pekanbaru MX mengatakan, pengaduan korban baru masuk ke unit pelayanan laporan.

‘’Laporan akan kita selidiki terlebih dahulu. Korban sudah kita bawak untuk divisum dokter. Pihak terlapor segera kita panggil untuk kita periksa,’’kata Hasibuan.  Yar kakak ipar korban mendampingi korban melapor ke Polsek Rambah. Kepada Pekanbaru MX Yar mengatakan, perlakuan suami Darni itu terhadap istrinya sudah keterlaluan sehingga mereka melapor ke polisi.

‘’Perbuatan main gampar yang dilakukan suaminya terhadap adik ipar kami sudah tidak bisa diampuni lagi. Setiap kali ada pertengakaran di rumah tangga mereka, suaminya selalu main pukul. Karena tidak tahan lagi dianiaya seperti itu akhirnya korban pun melapor ke Polsek,’’ujar Yar ibu 2 orang anak ini.
Yar menuturkan, kejadian yang dialami korban terjadi Ahad (10/10) sekitar pukul 9.30 malam tadi. Saat itu, adik iparnya yang tengah tidur tiba-tiba disiram air panas dari termos oleh Badoi. Mendapat siraman air panas tiba-tiba itu korban terbangun menjerit karena merasa panas di bagian bahunya. Korban terkejut dan tidak mengerti mengapa suaminya tega menyiramnya dengan air panas.

‘’Namun kemudian saat sadar korban baru tahu mengapa suaminya menyiramnya degan air panas karena sembari menuangkan air dalam termos ke tubuh korban, suaminya sempat berujar bahwa dia diberi pelajaran karena korban berselingkuh,’’ tutur Yar.

Yar menuturkan lagi, adiknya sempat membantah tuduhan Badoi. Namun suaminya itu bukannya mendengar bantahan istrinya malah berupaya menyiram panas lagi. ‘’Karena suaminya terlihat semakin beringas Darni pun lari ke ruamh pak RT menyelamatkan diri,’’kata Yar.

Malam itu juga korban mengadukan perihal perbuatan suaminya ke keluarganya. ‘’Besoknya kami langsung antar adik kami melapor ke polisi. Perbuatan Badoi sudah tergolong penyiksaan terhadap istrinya. Biarlah dia diproses polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,’’ujar Yar.=MXK

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >