 BUKITRAYA— Sebulan setelah kematian Rezi (8) yang dihabisi Tugirin (37), aparat kepolisian masih membutuhkan alat bukti yang cukup kuat untuk menjerat pelaku. Guna memastikan senjata apa yang digunakan pelaku saat menghabisi bocah malang ini, polisi dan tim dokter RSUD Arifin Achmad membongkar makam Rezi lalu mengotopsi jasad korban.
Makam Rezi dibongkar aparat lalu diotopsi guna mengetahui kondisi tubuh Rezi saat dihabisi pelaku. Pantauan Pekanbaru MX, Senin (11/10) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Kuini Kecamatan Bukit Raya, Daud (77) petugas pemakaman menggali kuburan korban.
Hadir juga Kapolsekta Tenayan Raya AKP Agus Tamar, Kanit Reskrim Ipda Supriyanto dan dibantu anggota lainnya serta tim dokter forensik. Pembongkaran kuburan Rezi dilakukan sekitar pukul 8.30 WIB, dan selesai hingga pukul 9.30 WIB. Jelang beberapa waktu, tim identifikasi dari Polresta juga datang bersama dengan Tim Forensik dari RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Selanjutnya Tim Forensik dari RSUD dibantu oleh Tim Identikasi Polresta Pekanbaru, langsung melakukan otopsi terhadap korban Rezi. Semua peralatan medis telah dipersiapkan dalam otopsi tersebut. Prosesi Otopsi sendiri berjalan lancar dan dimulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.
Tim Forensik yang diketuai Dr Dedi Afandi SPF langsung melakukan otopsi di berbagai organ tubuh korban yang sudah mengeluarkan aroma tidak sedap. Terutama di bagian kepala, sudah retak diduga karena dihantam pakai palu dan bloti. Sementara di bagian dalam seperti jantung, hati, dan paru juga dilakukan pemeriksanaan.
Kapolsekta Tenayan Raya AKP Agus Tamar ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX, Senin (11/10) melalui Kanit Reskrim Ipda Supriyanto menyebutkan, pembongkaran kuburan korban Rezi ini dilakukan untuk memastikan korban dibunuh dengan mengunakan senjata tajam atau memakai bloti. Sehingga proses penyidikan hukum selanjut akan lebih jelas lagi apa penyebab kematian bocah laki-laki tersebut.
‘’Dengan adanya otopsi ini, korban pembunuhan itu akan di ketahui peralatan apa yang dipergunakan oleh tersangka Tugirin untuk menghabiskan nyawa korban Rezi,”ujar Kanit Reskrim.
Dr Forensik RSUD Dedi Afandi ketika dijumpai Pekanbaru MX, Senin (11/10) setelah otopsi menjelaskan, korban pembunuhan itu sudah diperiksa organ tubuh bagin dalamnya. Untuk hasil selanjutnya akan diketahui sekitar seminggu.
‘’Kami sudah memeriksa organ tubuh korban Rezi. Sedangkan hasil dari otopsi ini akan diketahui seminggu lagi, untuk di berikan laporannya ke pihak kepolisian. Karena sesuai dengan permintaan untuk dilakukan penyidikan hukum selanjutnya,’’ujar Dedi singkat.=*4
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|