|
Kerjakeras pihak kepolisian untuk mencari potongan mayat yang diduga korban mutilasi di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tambusai, Rohul, akhirnya membuahkan hasil. Rabu (6/10) sekitar pukul 14.00 WIB polisi dibantu warga ini menemukan mayat terdampar di tepi Sungai Sosa di Dusun Lubuk Langkok, Desa Tambusai Timur, dengan kondisi tangan dan kaki telah terpotong.
Penemuan mayat ini berjarak sekitar 10 kilo meter ke arah hilir dari tempat penemuan pertama potongan kaki, tepatnya tepi Sungai Sosa, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tambusai, Rohul. Kuat dugaan, saat dibuang, potongan kaki itu sempat tercecer sehingga terpisah dari jasat lainnya. “Kita yakin ini adalah korban pembunuhan dengan cara dimutilasi, hanya saja saat dibuang ke sungai, ada yang tercecer hingga tak sengaja ditemukan warga. Kita masih mencari potongan dua tangan dan satu kaki yang hingga kini belum tahu hanyut kemana,”terang Kapolres Rokan Hulu Drs AKBP Adang Suherman MSi kepada Pekanbaru MX, Kamis (7/10). Ditambahkan kapolres, sosok mayat lelaki tanpa identitas itu ditemukan tersangkut di tepi Sungai Sosa di Dusun Lubuk Langkok, Desa Tambusai Timur sekitar 10 Km ke hilir dari tempat pertama potongan kaki ditemukan, tepatnya 4 hari lalu di tepi Sungai Sosa, Desa Rantau Panjang. Potongan kaki pertama ditemukan oleh seorang pelajar SD bernama Dodi (9) saat hendak mandi di Sungai dekat rumahnya sabtu (2/10). Ketika itu potongan kaki masih terlihat segar, diduga baru dibuang malam itu. Atas penemuan tersebut, kepolisian segera mengidentifikasi potongan kaki dan membawanya ke RSUD Pasirpangaraian. Selanjutnya Kapolres Rokan Hulu Drs AKBP Adang Suherman MSi lalu memerintahkan kepada anggotanya untuk melakukan penyisiran. Akhirnya berkat kerjakeras pihak kepolisian, kemarin ditemukan sesosok mayat tersangkut di tepi sungai di Dusun Lubuk Langkok, Desa Tambusai Timur. Mayat tersebut ternyata seorang laki laki (bukan perempuan seperti dugaan sebelumnyna), dalam kondisi sudah membusuk dan rusak. Kedua tangan dan kedua kaki tidak ada lagi. Saat ditemukan korban mengenakan jeket bermotif merah dan tanpa celana. Ciri lainnya, pada dada sebelah kanan ada tato. Tinggi diperkirakan 170 Cm. ‘’Saat ini mayat korban sudah kita bawa ke RSUD untuk identifikasi untuk mengungkap siapa lelaki itu dan apa motifnya hingga mayatnya ada di sungai tersebut, kita juga akan kejar siapa pelakunya yang sudah berbuat sadis seperti itu,’’ jelas Adang. Adang menambahkan untuk mengungkap identitas korban semua desa yang dilalui alur sungai, mulai dari hulu ke hilir telah di beritahu penemuan mayat tersebut. Termasuk Polsek Sosa, Kab Padang Lawas, Sumut sebagai desa perbatasan yakni hulu Sungai Sosa. Sejauh ini belum ada warga yang melaporkan kehilangan keluarga. “Kita menduga pelaku sengaja membuang ke sungai untuk menghilangkan jejak,” sebut kapolres. *** |
|
|