|
BANGKINANG — Tidak ada yang menyangka, Yusnida (29) warga Jalan Letnan Boyak, Gang Muttaqien ini secepat itu meninggalkan dua orang anak dan suaminya. Yusnida yang saat itu ingin mendaftarkan anak sulungnya masuk ke SD bertingkat menjadi ujung kematian.
Peristiwa yang memilukan ini terjadi Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB di Gang Muttaqien. Keajian y ang merenggut nyawa Yusnida berawal ketika korban berpamitan dengan suaminya Syaparuddin (30) yang ingin mendaftarkan anak sulungnya masuk SD bertingkat.
Setelah itu korban mengendarai sepeda motor Yamaha Mionya, keluar dari Gang Muttaqien. Entah bagai mana korban jatuh tanpa ada lawan. Warga setempat pun kaget, karena ada suara benturan kuat, dan melihat dari mana suara tersebut datang.
Warga sekitar langsung menolong korban yang sudah cukup parah, keadaan korban saat itu sangat parah. Kepala korban berdarah seperti mendapat hantaman kuat, telinga dan hidung korban juga mengucur darah segar.
Sementara, warga melihat kejadian tersebut langsung memanggil suami korban yang tidak jauh dari TKP. Tanpa pikir panjang suami dan warga setempat langsung korban ke RSUD Bangkinang. Setelah sampai di RSUD korban menghembuskan nafas terakhirnya.
Kapolres Kampar, AKBP H MZ Muttaqien SH Sik Map melalui Kasat Lantas, AKP Arie Prasetia Syafaat didampingi Kanit Laka, Iptu Pol Alwis Saldi membenarkan peristiwa yang sempat menghebohkan tersebut. ‘’Kecelakanan tersebut tidak ada lawannya, korban hanya jatuh sendiri dari sepeda motornya. Karena di jalan tersebut terdapat tikungan yang sangat tajam,’’ ujar Alwis. =*6 |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|