Sakit Gigi, Rumah Dibakar
Kamis, 29 Juli 2010
 
Hanya gara-gara  sakit gigi, Raja Nuh (46) warga Parit Raja, Desa Concong Dalam, Kecamatan Concong nekat membakar rumah miliknya sendiri  sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (27/07).
Akibat ulah pelaku yang diketahui kurang waras tersebut, rumah tetangga korban milik Raja Mukri (35) juga ikut ludes dilalap sijago merah. Meskipun tidak ada korban jiwa namun akibat kebakaran ini ditaksir kerugian mencapai 50 juta rupiah

Menurut  Kapolres Indragiri Hilir AKBP Achmad Kartiko melalui Pahumas Kompol Dasril Vitho SH MH kepada Pekanbaru MX menerangkan kejadian bermula ketika Korban (Mengalami sakit gangguan sakit jiwa) sedang berada di rumahnya sendirian dalam keadaan giginya sakit

Mungkin karena kesal menahan sakit giginya korban langsung menyiram rumahnya dengan minyak tanah. Setelah minyak tumpah di lantai korban langsung menyulutkan api ke lantai, maka tidak bisa dihindarkan terjadi kebakaran.

Mengingat rumah korban terbuat dari kayu membuat api terus merambat semakin besar hingga akhirnya menjalar kerumah tetangga korban. Hanya dalam waktu sekitar 30 menit, dua unit rumah sudah rata  menjadi abu

Ditambahkan oleh Kompol Dasril Vitho pada saat kejadian warga yang mengetahui api sudah berkobar, pelaku langsung lari keluar rumah sambil berteriak minta tolong kepada warga sekitarnya.

Melihat api membesar, warga berdatangan dan membantu melakukan pemadaman dengan alat ala kadarnya, namun akibat besarnya api dan di dukung dengan kuatnya hembusan angin warga tidak bisa berbuat banyak, tapi masih beruntung warga masih bisa menyelamatkan pelaku dari kobaran api hingga tidak ada korban jiwa

Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Concong, sebab terjadinya kebakaran akibat kelalaian keluarga yang membiarkan pelaku yang menderita gangguan jiwa tersebut, dalam rumah sendirian, paparnya.***

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >