|
PEKANBARU — Hanya butuh waktu dua jam, satu dari tiga orang pelaku pengeroyokan terhadap Rian (18) warga Jalan Saleh Abas berhasil diciduk tim Sat Reskrim Poltabes Pekanbaru, Jumat (19/6) sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Sudirman, Pekanbaru.
Informasi yang berhasil dirangkum Pekanbaru MX di pihak Kepolisian Poltabes Pekanbaru menyebutkan, peristiwa pengeroyokan itu terjadi, Jumat (19/6) sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Samratulangi.
Kejadian itu bermula ketika korban sedang mengendarai sepedamotor Mio miliknya menuju ke A Yani. Namun ketika dalam perjalanan di Jalan Samratulangi itu, korban melihat ada tiga pria yang lagi nongkrong di pinggir jalan tersebut.
Namun entah kenapa, ketiga pria itu langsung mengejar korban dan memhentikan sepedamotor dan langsung memukuli wajah korban hingga memar. Tak cuma itu saja, ketiga pelaku ini juga menendang sepedamotor korban, sehingga body sepedamotor korban lecet.
Tak terima diperlakukan oleh ketiga tersangka yang berlagak orang bagak tersebut, korban langsung mendatangi Mapoltabes Pekanbaru untuk melaporkan kasus penganiayaan itu. Setelah korban diperiksa, petugas langsung mengejar ketiga pelaku.
Hasilnya satu tersangka bernama Boy (25) warga Jalan Setia Budi berhasil diciduk petugas, sedangkan dua pelaku lainnya NF dan JP berhasil kabur, dan kini menjadi buronan petugas Sat Reskrim Poltabes Pekanbaru.
Kapoltabes Pekanbaru, Kombes Pol Drs Berty Dame K Sinaga ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Reskrim AKP Jon Wesly Arianto Sik mengatakan, kini tersangka Boy tersebut sudah dijebloskan ke dalam hotel prodeo Mapoltabes Pekanbaru.
Menurut Kasat Reskrim, dari hasil pengakuan tersangka Boy penganiayaan itu dilakukan karena korban melihat ketiga tersangka dengan cara caliak buruak. ‘’Kata tersangka Boy, mereka memukuli korban, karena korban melihat mereka seperti orang gila. Oleh karena itu mereka ini marah dan memukuli korban. Itu alasan tersangka memukuli korban. Pokoknya yang dua orang pelaku lagi tetap kita buru,’’ kata AKP Jos Wesly. =MXD |
|
|