KANDIS — Meski pada Ujian Nasional (UN) tahun ini untuk SMA sederajat di Kandis mengalami kenaikkan, namun sangat disayangkan ada satu sekolah yang semua siswanya tidak lulus UN. Sekolah tersebut adalah MA Alfalah.
“Jumlah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) yang harus mengulang berkurang satu persen lebih. Dari jumlah siswa yang ikut ujian tahun ini, 80,8 persen dinyatakan lulus ujian,” ujar Asmuni Samsir SSos, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kandis.
Jumlah siswa SMA/ MA pada tahun ajaran 2009/ 2010 lebih banyak dari tahun sebelumnya, yakni sebanyak 551 siswa. Dari jumlah tersebut yang harus melakukan ujian ulangan 61 siswa. Untuk SMA/ MA tahun ini tingkat kelulusannya memang jauh lebih baik. “Ini sesuai dengan komitmen kami selama ini agar kualitas pendidikan di Kandis lebih baik,” tambah Asmuni Samsir SSos,
Pengumuman kelulusan diumumkan 26 April ini dengan mekanisme pengumuman diserahkan ke sekolah di daerah masing-masing, lanjutnya. Adapun data siswa yang tak lulus di Kecamatan Kandis yakni SMAN 2 Siak 4 orang, SMA LKMD lulus 100 persen, SMK Baiturrahman 16 orang, SMK SSQ 22, MA Alfalah 21. Dari lima sekolah yang ada di Kecamatan Kandis, cuma MA Alfalah yang siswanya tidak lulus seratus persen, dari 21 siswa yang ikut ujian 21 orang yang tak lulus.
Sayang penurunan ketidak lulusan di SMA, tidak dibarengi dengan penurunan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Untuk SMK jumlah persentasi siswa yang harus mengulang justru lebih tinggi dari jumlah siswa yang tidak lulus pada tahun lalu.
Para siswa yang gagal di Ujian Nasional utama dan susulan, memang masih bisa mengikuti ujian ulangan. Ujian ulangan akan dilaksanakan pada 10 -14 Mei mendatang. Kami mengimbau kepada sekolah untuk melakukan pembimbingan lebih intensif. Kami harap para siswa juga tidak kecil hati. Kami yakin mereka bisa memperbaiki nilainya, tutup Asmuni. =MXP
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|