|
Apa penyebab terbakarnya ruang kasir SPBU PT Pembangunan Riau, Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di samping Wisata Kaca Mayang, Selasa (23/3) subuh terungkap. Ruang kasir, terutama meja tempat penyimpanan uang memang sengaja dibakar oleh sekuriti bernama Safriantoni (27), dengan tujuan menghilangkan barang bukti, yang mana dia telah mengambil uang senilai Rp206,23 juta.
Membutuhkan waktu sehari, tim Opsnal dan Intel Polsekta Pekanbaru Kota berhasil membekuk Safriantoni di rumah kos-kosan Cempaka, Panam, Rabu (24/3) sekitar pukul 13.30 WIB. ‘’Kami juga mengamankan sejumlah uang tunai belasan juta dan tiga buku tabungan dengan bank berbeda yang jumlahnya ratusan juta,’’ kata Kapolsek Pekanbaru Kota Masriah Saragih kepada Pekanbaru MX, Kamis (25/3).
Sejumlah barang bukti berupa uang tunai yang dimaksud Kapolsek adalah sebesar Rp17.812.000, buku tabungan Bank BCA Rp55.500.000, Bank Mandiri Rp89.000.000 dan Bank BRI Rp40.000.000. ‘’Sebanyak tiga juta, menurut pengakuan tersangka sudah dipakainya untuk makan-makan bersama teman-temannya,’’ papar Masriah.
Sejumlah uang diatas itu sudah dipilah-pilah tersangka. Sebelumnya tersangka mengambil uang tunai yang berada di meja kasir SPBU berjumlah Rp206.230.000 dan satu unit handphone (Hp) Black BerryB produk Cina. ‘’Saat ini pelaku masih kita amankan guna pemeriksaan lebih lanjut,’’ jelas Kapolsek wanita ini.
Penangkapan sekuriti ini, terungkap juga bahwa untuk membakar ruang kasir itu, tersangka menyiramnya dengan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin. Untuk memastikan itu, pihak Polsekta Pekanbaru Kota mendatangi Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri cabang Medan.
‘’Kamis ini dua orang tim dari Labfor yang dipimpin AKBP Sodik melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran. Mereka membawa lima sampel abu untuk diteliti di Medan,’’ papar Masriah. *** |
|
|