Tukang Cuci Cabuli Anak Bos
Sabtu, 13 Maret 2010
 
Sungguh biadap kelakuan Asahati Duha alias Eri (24), warga Desa Batu Belah Kecamatan Kampar ini. Mengapa tidak, ia mencabuli anak bosnya sendiri - sebut saja namanya Bunga (7) - warga  Sei Putih Kelurahan Air Tiris, yang masih duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar (SD), Senin (8/3) sekitar pukul 13.00 WIB.
Aksi pelaku akhirnya terbongkar ketika korban menangis kesakitan dan mengadu kepada kedua orang tuanya. Korban mengaku selengkangannya sakit setelah pelaku memasukkan jarinya beberapa hari lalu.

Bagai disambar petir, orang tua korban yang mendengar pengakuan polos anaknya, langsung naik pitam. Siang itu juga orang tua korban melaporkan pelaku ke Polsek Kampar. “Orang tua korban datang melapor hari Rabu (10/3),”jelas Kapolres Kampar AKBP H MZ Muttaqien SH Sik MAP melalui Kapolsek Kampar AKP Eddy Renhard kepada Pekanbaru MX, Jumat (12/3) di kantornya.

Dijelaskan kapolsek, peritiwa pencabulan ini bermula ketika korban lagi asyik main, lalu ia beristrahat di balai-balai. Pada saat itulah  pelaku menghampirinya. Dan mereka mulai bercanda-canda kecil.

“Entah pekiran apa yang ada di kepala pelaku, tiba-tiba ia  memasukkan jarinya ke bagian terlarang korban berulang-ulang sebanyak tiga kali sehingga kemaulan korban lecet,”jelas kapolsek.

Setelah itu, pelaku yang bekerja di tempat penyucian mobil ayah korban dan kembali bekerja. Korban pun mulai merasakan sakit di bagaian sensitifnya hingga ia melaporkan hal tersebut ke ibunya. “Ibu korban langsung naik darah dan melaporkan hal tersebut ke suaminya,”lanjut kapolsek.

Selanjutnya mereka melaporkan ke Mapolsek. “ Setelah kita mendapat laporan dari orang tua korban, maka kita langsung mencari dan menangkap korban di rumahnya di Desa Batu Belah tanpa perlawanan, saat ini pelaku sudah mendekam di sel tahanan,”jelas Eddy Renhard.***
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >