Terbuai ?Cinta Monyet? Tiga Pelajar Membunuh
Kamis, 18 Juni 2009
 
Panjayadi Angga Putrawan alias Angga (15), tewas dikeroyok lima Anak Baru Gede (ABG) dimana tiga diantaranya masih pelajar. Persoalan hanya masalah sepele, yakni persaingan  ‘cinta monyet’ diantara korban dan salah seorang pelaku bernama Tiar Enlis Abdul Razak (16) warga Jalan M Boya, Sei Guntung, yang merupakan pelajar kelas 3 SLTP di Rengat, Inhu.
Dalam pengeroyokan yang terjadi Ahad (14/6), tersangka Tiar dibantu empat temannya masing-masing, Sudarto (17) warga Jalan M Boya Gang Tunas Bakti, Sei Guntung, yang merupakan siswa SMUN 1 Kateman dan Robin Sagitarius (15) warga Jalan Teuku Umar, Sei Guntung, yang merupakan pelajar kelas 3 SLTPN 1 Kateman. Kemudian, Memen Tomoni (15) warga Jalan Kesehatan, Sei Guntung, dan Supianto (15) warga Parit 6, Sei Guntung.

Kapolres Inhil, AKBP Ahmad Kartiko SIk MSi ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Reskrim, AKP Hotasi Purba SH mengatakan, para tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif. ‘’Guna proses hukum lebih lanjut, para tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif petugas dan diamankan di Sel Mapolsek Kateman,’’ ujar AKP Hotasi Purba SH, Rabu (17/6) malam.

Diterangkan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada hari yang sama setelah polisi mendapat laporan dari keluarga korban sekitar pukul 21.30 WIB. Para tersangka yang diotaki Tiar Enlis Abdul Rajak, menyerang korban yang kala itu sedang berada depan rumahnya di Desa Air Tawar, Sei Guntung, Kateman.

Tanpa basa-basi, Tiar yang terperdaya oleh api cemburu karena pacarnya kembali pacaran dengan korban lalu memukuli tubuh korban. Begitu juga  keempat rekannya yang turut membantu tersangka memukuli  dan menginjak-injak hingga korban tidak sadarkan diri.

Setelah melihat korban tak berdaya,  kelima tersangka lalu kabur. Sementara, pihak keluarga dan warga setempat mengetahui kondisi korban kritis lalu mengevakuasi  ke rumah sakit terdekat. Namun karena kondisi cukup parah korban lalu dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan.

Naas, saat di RSUD Tembilahan, nyawa korban tak bisa ditolong lagi. Korban akhirnya menghembuskan nafas terkahir setelah sempat dilakukan perawatan medis. Esoknya, mayat korban dibawa kembali ke rumah duka.

Petugas Polsek Kateman yang mendapat laporan lalu melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. Hasilnya, Senin (15/6), satu persatu tersangka berhasil diamankan dan lalu digelandang ke Mapolsek Kateman.
‘’Peristiwa itu bermotifkan api cemburu dari salah seorang tersangka bernama Tiar Enlis Abdul Rajak,’’ ujar AKP Hotasi Purba SH. ***
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >