|
Hanya gara-gara persoalan sepele, seorang supir taksi bernama Aprisal (26) dihajar pria tak dikenal, Senin (15/6) sekitar pukul 04.00 WIB dinihari. Bagian mata kanannya memar setelah dihantam pelaku pakai gagang pistol.
Kejadiannya berlangsung saat warga Jalan Arjuna, Payung Sekaki ini sedang menunggu penumpang di Jalan Sudirman, tepatnya di depan Mal Pekanbaru. Kebetulan saat itu posisi Aprisal berada di urutan antrian keempat.
Sekitar pukul 04.00 WIB, ada pria yang mendekat ke arah mobil Aprizal. Tanpa bertanya lebih dahulu, pria tak dikenal itu langsung naik. Aprizal tentu saja merasa tak enak dengan temannya yang lain. Ia tak mau mengambil jatah temannya yang berada diurutan pertama.
Agar calon penumpangnya itu tak kecewa, Aprisal berupaya menerangkan peraturan tak tertulis itu secara baik-baik dan meminta agar pria yang masuk ke mobilnya itu berpindah menyewa jasa taksi temannya yang sudah duluan mengantri.
Entah atas dasar apa, tiba-tiba pria itu jadi marah. Sepertinya ia tak senang diperlakukan demikian. Menyadari pria itu emosi, Aprisal mencoba menenangkan. Tapi hal itu justru membuat pelaku makin tak terkendali. Merasa tak bersalah, Aprisal tentu saja membela diri. Pertengkaran mulut pun tak terhindarkan.
Karena masing-masing tak ada yang mengalah, keributan sengit terjadi. Puncaknya, satu pukulan menggunakan gagang pistol yang mendarat ke kepala membuat Aprisal terdiam. Seiring hal itu, darah segar pun mengucur dari bekas hantaman. Tak hanya itu, bagian mata kanan korban pun memar dibuatnya.
Setelah kejadian itu, dengan rasa tak bersalah pelaku kemudian berlalu pergi meninggalkan korban yang meringis kesakitan. Aprisal tentu saja tak senang diperlakukan demikian. Tanpa menunggu lebih lama lagi, perbuatan yang tergolong aksi premanisme itu kemudian dilaporkan ke polisi.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Drs Zulkifli MH kepada Pekanbaru MX, Selasa (16/6) menegaskan, laporan penganiayaan itu kini masih dipelajari. Proses penyelidikan sedang berlangsung dan pelaku masih dalam lidik.=MXO/MXQ
|
|
|