|
PEKANBARU— Sungguh malang nasib Mustupo (48) warga Jalan Jihat, Sidomulyo Barat, Tampan. Anaknya Yono (14) dan mobil Espas Nopol BM 9259 AI dilarikan Dk. Janjinya dua hari merental mobil untuk pergi cari durian di Payakumbuh, Sumbar, hingga sekarang belum dikembalikan.
Kepada Pekanbaru MX korban, Senin (8/2) mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Rabu (3/2) sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku Dk merental mobilnya selama dua hari dengan janji akan dibayar sebanyak Rp250 ribu perhari untuk membeli durian ke Sumbar.
Tanpa rasa curiga, mobil tersebut dipinjamkan korban. Kemudian karena anaknya tidak ada kerjaan, korban menyuruh anaknya untuk pergi menemani pelaku ke Payakumbuh.
‘’Hari itu ia datang ke rumah saya untuk merental mobil. Mobil saya ini biasa saya gunakan untuk mengangkat sampah di lingkungan, karena mobil saya hari itu tidak dipakai. Karena anak laki-laki saya tak ada kerjaan saya menyuruh dia menemani pelaku,’’ungkap Mustupo.
Mustupo menambahkan, pada hari Kamis (4/2), posisi mereka saat itu masih di Payakumbuh. Kemudian anaknya memberi informasi bahwa mereka belum pulang karena barang yang dicari belum ditemukan. ‘’Hari itu anak saya SMS, bahwa mereka belum bisa pulang karena belum dapat barang,’’jelas Mustupo.
Kemudian setelah tiga hari mereka pergi, korban menelepon anaknya ternyata HP sudah tidak dapat dihubungi lagi. Sampai sekarang mereka kembali dan tidak diketahui keberadaannya.
Tidak terima dengan perbuatan Dk yang sudah melarikan anak dan mobilnya, korban melaporkan kejadian ini ke Mapolsekta Tampan dengan harapan anaknya ditemukan. ‘’Kalau mobil yang hilang tidak masalah. Ini anak saya sampai sekarang tidak tahu kabar dan keberadaannya di mana,’’keluh Mustupo.
Kapolsekta Tampan AKP Hardian Pratam SIk ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX membenarkan adanya kejadian ini dan pelakunya masih dalam peyidikan. ‘’Sekarang anggota masih melakukan penyidikian dan kita masih minta keterangan dari korban dan saksi-saksi,’’kata AKP Hardian Pratama SIK melalui selulernya. =MG10
|
|
|