|
PANGKALANKERINCI—Rozi (22) pemuda lajang, warga Pasar Baru Pangkalan Kerinci babak belur dikeroyok delapan pemuda. Akibat pengeroyokan membabi buta itu, korbanpun terkapar hingga tidak sadarkan diri. Beruntung nyawa korban bisa diselamatkan setelah warga melerai pengkeroyakan yang tidak seimbang tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada saat pergantian tahun baru 2010 persisnya di Pasar Baru. Namun korban baru melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, Senin (4/01).
Menurut pengakuan korban, Senin (4/01) peristiwa itu terjadi pada saat pergantian tahun baru. ‘’Biasalah bang, setiap tahun baru kita pemuda di sini merayakan pergantian tahun baru ini dengan bersukaria. Hanya salah paham sedikit saja dengan pelaku ditanggapi serius. Pelaku lalu menyerang yang dibarengi tujuh teman yang lain,’’ terangnya.
Padahal sewaktu itu ia telah meminta maaf. Namun permintaan maaf tersebut tidak menyurutkan pelaku untuk menyerang. Terlebih lagi bebera orang pelaku menyerang menggunakan kayu, bangku yang dihantankan kepada bagian tubuh korban. Sontak saja, korban terkapar. ‘’Jika warga tidak melerai saya, bisa saja nyawa saya tidak terselamatkan,’’ bebernya.
Akibat pegeroyokan yang tidak seimbang itu mengikatkan sebagian tubuh korban tidak berbentuk. Terutama pada bagian wajah terdapat luka sobekan tiga buah. Sementara itu hampir sekujur tubuh korban membiru akibat hantaman benda keras.
Kapolsek Pangkalankerinci AKP Iwan Lesmana menjawab wartawan mengaku belum mendapat laporan pengeroyokan tersebut. ‘’Saya belum mendapat laporan pengeroyokan tersebut nantilah saya cek,’’ terangnya singkat. =rtc/net |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|