90 Personil Kepolisian Siaga, SPTI Bertikai, Bongkar Muat Terhenti
Kamis, 10 Desember 2009
 
PERTIKAIAN di tubuh Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Kabupaten Bengkalis akhirnya merebak. Akibatnya kondisi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT PAA simpang Bangko tidak kondusif, hingga tiga hari terakhir ini aktivitas bongkar muat terhenti.
Informasi yang berhasil dirangkum Pekanbaru MX di TKP dan di kepolisian, pertikaian yang dilakukan SPTI di lokasi bongkar muat milik perusahaan itu masih dilakukan pengamanan ketat oleh aparat kepolisian. Sebanyak 90 personil disiagakan di sana untuk mengamankan TKP. Dikuatirkan dua kubu yakni kubu Sabar Manulang dan Pardede akan bentrok.

‘’Aktivitas bongkar muat sudah tiga hari terhenti, karena situasi di TKP nyaris tidak kondusif, jadi tiga hari ini terhenti pekerjaan dan di TKP kita lakukan pengamanan ketat. Kita berharap permasalahan interen SPTI dapat di selesaikan, tanpa harus bertikai,’’ kata Kapolsek Mandau AKP Arief Fajar Satria SIK kepada wartawan Rabu (9/12).

Dijelaskan Kapolsek, jika permasalahan buruh bongkar muat ini tidak segera di selesaikan, maka dikawatirkan kegiatan bongkar muat akan diambil alih oleh pihak perusahaan. Polisi akan membeck up pengambilalihan itu. Sebab perusahaan juga akan mengalami kerugian jika produksi tidak segera dilaksanakan.

‘’Kalau diambil pihak perusahaan, kita akan beck up, alasanya karena kondisi di lapangan sangat tidak aman sekali, jelas perusahaan tidak mau rugi dalam hal ini, jika memang diambil alih perusahaan kita siap melakukan penjagaan,’’ jelas kapolsek.

Sementara, permasalahan SPTI sendiri, menurut Parlindungan Siringoringo Ketua DPC SPTI yang mengantongi SK dari DPD SPTI hingga tahun 2013, mengaku tidak ada permasalahan. Jika permasalahan PUK di simpang Bangko, pihaknya hanya menunggu ketegaan dari aparat kepolisian.

‘’Kalau memang ada DPC SPTI lain yang mengantongi SK yang sama, silahkan buka kantor sendirilah, saya dan pengurus lain tidak keberatan, namun anggota mereka yang mana dan PUK mereka yang mana. Bagi saya, anggota jelas ada KTA masing-masing dan jelas setoran bongkar muatnya ke kantor. DPC SPTI yang saya pimpin saat ini punya legalitas formal,’’ jelas Siringoringo. ***

   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >