ABG Diperkosa Saat Pingsan
Jumat, 20 November 2009
 
Miris benar nasib seorang pelajar salah satu SLTP Pekanbaru berinisial AA (16) ini. Betapa tidak, saat mengantarkan pakaian pelaku berinisial Ba (20) yang sudah selesai dicuci ibunya, warga Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru itu dicabuli pelaku di kamarnya.
Sialnya, pelaku mencabuli --diduga disetubuhi pelaku-- saat korban tak sadarkan diri (pingsan). Dan saat terbangun, korban dikagetkan dengan adanya darah segar di pahanya.

Seperti laporan korban di kepolisian menyebutkan, sebelum peristiwa memilukan itu terjadi, awalnya pada Senin (16/11) sekitar pukul 07.00 WIB, korban mendatangi rumah pelaku di Jalan Kapau Sari, Marpoyan Damai.

Saat itu korban bermaksud mau mengantarkan baju milik pelaku, yang telah dicuci dan telah digosok ibunya. Sehari-hari ibu korban memang melayani cucian (loundry langanananya red) baju pelaku. Setelah itu, korban pergi serapan pagi dengan adik pelaku berinisial Ri.

Selesai sarapan, korban lalu kembali ke rumah pelaku dan ketika itu korban terlibat pembicaraan (bercerita) sama pelaku hingga pukul 11.15 WIB. Tak berapa lama berselang, adik pelaku yang sempat membawa korban sarapan itu lalu membawakan minuman dan makanan ringan berupa coklat dan keripik cabe.

Setelah mengunyah makanan tersebut, secara tiba-tiba korban pingsan. Dan sekitar pukul 20.30 WIB, korban terbangun lalu melihat celana dalamnya sudah tidak terpasang lagi. Kaget mengalami kejadian aneh itu, korban lalu memperhatikan apa yang telah terjadi di sekitar pahanya. Alangkah kagetnya, korban melihat dipahanya ada darah segar.

Bukan itu saja di bagian alat vital kewanitaannya korban juga terasa sakit. Tak terima dengan kejadian mirisnya itu, korban segera pulang ke rumah dan mengadukan apa yang dialaminya itu ke orangtuanya. Mendengar hal itu membuat ibu korban bagaikan disambar petir di siang bolong. Seketika itu juga, ibu dan bapak korban segera meminta pertanggung-jawaban pada pelaku.

Karena tidak menunjukan itikad baiknya, dan bahkan tidak mengakui perbuatanya, akhirnya Rabu (18/11) korban didampingi orangtuanya melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi terdekat. Tentunya dengan harapan pelaku segera diproses dan mempertanggungjawabkan perbuatanya tersebut.

Plh Kabid Humas Polda Riau AKP Afrizal ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX mengatakan, pelaku segera dimintai keteranganya. ‘’Jajaran Poltabes Pekanbaru masih mempelajari laporan korban dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan bukti. Sementara pelaku (terlapor) segera dimintai keteranganya. Kalau memang terbukti, pelaku tetap diproses sesuai dengan perbuatanya,’’ ungkap AKP Afrizal, Kamis (19/11).  =MXQ
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >