BARU terpilih menjadi Kepala Desa (Kades) Lubuk Siam, diduga Rustam (38) yang belum dilantik ini nekat menggelapkan uang bantuan dari PT Agro Abadi sejumlah Rp17 juta yang disalurkan untuk masjid dan anak yatim.
Aksi ini tercium warga dan pengurus masjid bernama Nawar Rasyid (37) warga Lubuk Siam. Selanjutnya Nawar melaporkan kasus penggelapan uang ini ke Polsek Siak Hulu, Ahad (14/6) sekitar pukul 15.00 WIB.
Informasi yang dirangkum Pekanbaru MX, dana bantuan tersebut disalurkan perusahaan melalui Kades. Namun hampir satu bulan lamanya dana tersebut belum juga diserahkan kepada pihak penerima yaitu pengurus masjid dan pengelola dana anak yatim di Desa Lubuk Siam.
Karena hampir satu bulan warga dan pengurus masjid menunggu sang Kades memberikan dana tersebut tapi tak juga diberikan, mereka mencurigai telah terjadi sesuatu yang tidak wajar. Sementara itu, saksi-saksi dan barang bukti (BB) yang mendukung sudah lengkap. Tak ada kejelasan, sejumlah warga dan Nawar melaporkan secara resmi kasus penggelapan ini ke Polsek Siak Hulu.
Saat dikonfirmasi Pekanbaru MX, Kapolres Kampar AKBP H MZ Muttaqien SH SIk MAP melalui Kapolsek Siak Hulu Iptu Ardinal SIk, Senin (15/6) menjelaskan, menurut laporan warga dan pengurus masjid menyebutkan Kepala Desa (Kades) Lubuk Siam tersebut dituding menggelapkan uang dari PT Agro Abadi yang diserahkan melalui Kades untuk masjid dan anak yatim.
Kapolsek menambahkan, menurut warga sampai saat ini dana sebesar Rp17 juta tersebut belum juga diserahkan ke pihak yang seharusnya menerima dana tersebut yakni pengurus masjid dan panitia pengelola dana anak yatim.
Iptu Ardinal menambahkan, mendapat laporan dugaan penggelapan dana masjid dan anak yatim ini, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.=*6 |
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|
pecat iptu ardinal
Oleh: dderyanto () Pada : 18-07-2009