Razia Satpol PP, Belasan bencong lari ke semak
Senin, 15 Juni 2009
 
Seru! kata ini tepat disebut saat melihat kondisi kejar-kejaran antara, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dengan belasan bencong yang kabur dengan meninggalkan sandal dan masuk semak-semak, Ahad (14/6) sekitar pukul 20.30 WIB.
Karena suasana begitu gelap dan belasan pria berdandan ala wanita ini masuk ke semak-semak, akhirnya Satpol PP terpaksa mengurungkan niatnya untuk menangkap mereka. Namun razia ini tidak akan berhenti sampai disitu saja karena esok harinya Satpol berniat kembali melakukan razia.

Kepala Kantor (Kakan) Satpol PP Kota Pekanbaru, Drs Indra Kesuma yang dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasi Ops, Suherman melalui Komandan Pleton III, Ul Hendra menjelaskan, sejumlah bencong yang menggunakan pakai seksi sepertinya sudah mengetahui sejak 100 meter keberadaan petugas yang menggunakan empat unit mobil.

‘’Kita bergerak menggunakan Truk Diesel satu unit dan tiga unit lagi mobil Pick Up. Sepertinya dijarak 100 meter belasan bencong itu sudah mengetahui kami,’’ ungkap Ul Hendra. Akan tetapi petugas tetap berusaha menghampiri mereka yang sedang jongkok dan beberapa sedang berdiri.

Belum sempat dekat, para bencong ini langsung mengangkat roknya dan melepaskan sendal. Setelah itu mereka lari terbirit-birit dan masuk ke semak-semak. ‘’Saat kabur memang terlihat tenaga pria yang mereka gunakan, hingga kami yang berusaha memburu mereka tidak berhasil menangkapnya,’’ sebut Ul Hendra.

Diakui Ul Hendra, tempat yang sering dijadikan tempat mangkal mereka adalah di sebelah Kedaung. ‘’Saat ini memang kita belum berhasil tapi besok kita akan kembali lagi dan tentunya tidak menggunakan mobil patroli tetap menggunakan mobil yang tidak diketahui para bencong ini,’’ tegas Ul Hendra.=MXA
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >