|
SEBAGAI salah satu bagian dari kebudayaan bangsa, baju batik tidak hanya dipakai oleh kalangan para pejabat atau masyarakat yang menghadiri acara seremonial.
Namun, baju batik itu juga akan dikenakan aparat penegak hukum seperti polisi. Seperti Polsek Mandau, baju batik itu sudah mulai dipakai unit reserse pada setiap hari Jumat.
‘’Kami sudah lama mengikuti instruksi Kapolri mengenai baju batik. Batik ini bagian dari kebudayaan bangsa yang harus dilestarikan, makanya anggota unit reserse dianjurkan mengenakan baju batik di hari Jumat,’’ kata Kapolsek Mandau AKP Deddy Nata SIK.
Ditambahkan Kapolsek, penerapan baju batik itu tidak bisa dipakai oleh seluruh anggota polisi. Sebab unit-unit lain pastinya menggunakan pakaian dinas harian (PDH) atau pakaian dinas lapangan (PDL) dalam tugas kesehariannya.
‘’Kalau untuk polsek yang lain saya kurang tahu, apakah juga memakai baju batik atau tidak. Tapi untuk Polsek Mandau, kami sudah anjurkan dan sudah mulai terbiasa. Malah kesannya lebih elegan dan berwibawa,’’ ungkapnya.
Menurut Kapolsek, dari segi pelayanan kepada masyarakat, pihaknya selalu mengedepankan perlindungan dan pengayoman maksimal. Setiap laporan yang masuk langsung di respon dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
‘’Pengusutan kasus harus tuntas. Meski sekarang belum terungkap, namun bukan berarti perkaranya tak berjalan. Tapi perlu penyelidikan lebih intensif. Kami juga terbuka terhadap setiap informasi,’’ jelas Kapolsek.***
|
|
|
Komentar  |
|
|
|
|
Menambah Komentar
|