Wako: Tak Masalah Saya di Demo
Selasa, 13 Oktober 2009
 
PEKANBARU— Orasi yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat miskin dan didampingi Dewan Pimpinan Kota Serikat Rakyat Miskin Indonesia (DPK-SRMI) di halaman Kantor Wali Kota Pekanbaru, ternyata tidak membuat Wali Kota (Wako) Pekanbaru Drs Herman Abdullah MM ketakutan.
Meski diminta mundur dari jabatannya, karena dianggap tidak mengedepankan kepentingan rakyat miskin, Wako justru balik memberikan pendapatnya yang cukup keras.

‘’Saya sambut, aspirasi dan orasi yang dilakukan SRMI itu. Karena bagaimanapun juga, mereka menyampaikan keinginan itu karena bebas berdemokrasi di Indonesia,’’ tutur Wako.

Namun pernyataan mereka ini, dianggap Wako terlalu menyudutkan dirinya. Masalahnya salah satu yang dipersoalkan oleh pendemo adalah penertiban pedangang kaki lima. Yang seharusnya sudah menjadi hal mutlak untuk dilakukan.

Jika pendemo ini meminta dirinya turun dari jabatnnya sebagai Wako, maka hal itu dianggap hal biasa. ‘’Kita hanya menjalankan Undang-undang. Bukan melakukannya karena kehendak hati. Mereka meminta saya mundur, itu bukanlah kewenangan mereka. Karena sudah ada ketentuan dan kewenangan lain yang bisa menurunkan saya,’’ jelas Wako.

Sedangkan masalah permintaan untuk memperhatikan rakyat miskin, bebagai cara sudah dilakukan Pemko. Salah satunya dengan dibentuknya Gerakan Cinta Rakyat Miskin. Yang mana menurut Wako, gentakin ini sudah terbentuk lebih kurang empat tahun.

Dan sudah banyak warga miskin lainnya yang terbantu. Oleh karena itu, demo yang dilakukan demonstran itu tidaklah masuk akal.

‘’Tidak mungkinlah PKL, kita biarkan berjualan di trotar. Memangnya yang mendemo mau mengalami kemacetan. Kalau mereka mau maka kita persilahkan saja untuk berjualan. Pikirlah matang-matang. Lagian bukanlah pendemo yang memilih saya untuk jadi Wako. Tapi saya dipilih oleh warga Kota Pekanbaru,’’ tutup Wako.   =MG4
   
Send to friend
Related articles

Komentar  RSS feed comment
 

 


Menambah Komentar
Nama
E-mail
Judul  
Comment
 
Maksimal Karakter: 600
   Konfirmasi ke E-Mail
   
   

Tidak ada komentar



mXcomment 1.0.9 © 2007-2012 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelum   Berikut >